Friday, October 24, 2014

Ramalan Zodiak Sagitarius Hari Ini

Ramalan Zodiak Sagitarius Hari Ini - Hi the owners of the constellation Sagittarius! Hope your day like Ramalan Zodiak Hari Ini : Sagittarius.

Sagittarius is one of the 88 modern constellations are intended for you with birth 22 November to 21 December. By denoted by 'the archer', Sagittarius was known as someone who is optimistic, honest, and intelligent. However, on the other hand he is also a less responsible.

Sagittarius, this week it looks like you will be a little depressed with a hectic schedule. Keep calm! Do not let this make you a person who is always in a hurry to do anything, including making a decision. All it took long consideration and thought, Sagittarius! Decisions without consideration will only produce bad effects. Keep the spirit and quiet, yes!

For a career, you have to be optimistic, Sagittarius. Do not be too worried about the future is still long. Remember, what you fear will happen. All that you will try to give you an award. No one betrayed. Now time for you to build spirit and always optimistic. This life takes intention and belief.

Critical financial Sagittarius this week! You are so outrageous in last week's spending money. But fortunately, this week there was an unexpected income. Smokers can breathe a little easier. Try to control your spending appetite, Sagittarius!

Sagittarius Love Story is under control. This is due to the compactness of you and your partner can respect each other. Still maintain a relationship like this, yes.

Well, for you who is being single, try to step away from the past. People close to you that you need to pay attention to habituate. Maybe you're not so comfortable with him. Try to open your heart, Sagittarius!

Past health problems. It looks like you're going to drop this week. try take time off to rest the total of all activities that concern. Body health is also important, you know!

Wednesday, October 15, 2014

Tarian Tradisional Indonesia

Tarian Tradisional Indonesia - Indonesian dance reflects the richness and diversity of peoples and cultures of Indonesia. There are more than 700 ethnic groups in Indonesia: it can be seen from the cultural roots and Melanesian Austronesian peoples, influenced by the various cultures of neighboring countries in Asia and even Western influence is absorbed through colonization. Every tribe in Indonesia has its own particular variety of dance; In Indonesia there are more than 3000 Indonesian original dances. Ancient tradition of dance and drama studio and conserved in a variety of dance schools that are protected by the palace or government-run art academies.

For classification purposes, the art of dance in Indonesia can be classified into various categories. In the category of history, Indonesian dance can be divided into three eras: prehistoric tribal era, the era of Hindu-Buddhist, and Islamic era. Based protectors and supporters, can be divided into two groups, dance palace (palace dance) which supported the nobility, and folk dance that grew out of the common people. Based on tradition, Indonesian dances are divided into two groups; traditional dance and contemporary dance.

Tari bercorak prasejarah atau tari suku pedalaman

Sebelum bersentuhan dengan pengaruh asing, suku bangsa di kepulauan Indonesia sudah mengembangkan seni tarinya tersendiri, hal ini tampak pada berbagai suku bangsa yang bertahan dari pengaruh luar dan memilih hidup sederhana di pedalaman, misalnya di Sumatera (Suku Batak, Nias, Mentawai), di Kalimantan (Suku Dayak, Punan, Iban), di Jawa (Suku Baduy), di Sulawesi (Suku Toraja, Suku Minahasa), di Kepulauan Maluku dan di Papua (Dani, Asmat, Amungme).

Banyak ahli antropologi percaya bahwa tarian di Indonesia berawal dari gerakan ritual dan upacara keagamaan. Tarian semacam ini biasanya berawal dari ritual, seperti tari perang, tarian dukun untuk menyembuhkan atau mengusir penyakit, tarian untuk memanggil hujan, dan berbagai jenis tarian yang berkaitan dengan pertanian seperti tari Hudoq dalam suku Dayak. Tarian lain diilhami oleh alam, misalnya Tari Merak dari Jawa Barat. Tarian jenis purba ini biasanya menampilkan gerakan berulang-ulang seperti tari Tor-Tor dalam suku Batak yang berasal dari Sumatera Utara. Tarian ini juga bermaksud untuk membangkitkan roh atau jiwa yang tersembunyi dalam diri manusia, juga dimaksudkan untuk menenangkan dan menyenangkan roh-roh tersebut. Beberapa tarian melibatkan kondisi mental seperti kesurupan yang dianggap sebagai penyaluran roh ke dalam tubuh penari yang menari dan bergerak di luar kesadarannya. Tari Sanghyang Dedari adalah suci tarian istimewa di Bali, dimana gadis yang belum beranjak dewasa menari dalam kondisi mental tidak sadar yang dipercaya dirasuki roh suci. Tarian Tradisional Indonesia ini bermaksud mengusir roh-roh jahat dari sekitar desa. Tari Kuda Lumping dan tari keris juga melibatkan kondisi kesurupan.

Saturday, October 11, 2014

Cerita Lucu Abu Nawas

Cerita Lucu Abu Nawas - Siapa sih yang tidak kenal dengan Abu Nawas, beliau adalah salah satu toko yang terkenal nyentrik, lucu dan humoris. Karya-Karyanya sangat terkenal di seluruh penjuru dunia. salah satu karya beliau berjudul Salamba Dan BijakSana. Oke, langsung saja berikut ini Cerita Lucu Abu Nawas :

"Pada suatu hari Abu Nawas pergi ke pasar Baghdad lalu berkata dengan suara yang nyaring. " Dalam hidup saya ada tiga perkara yang selalu saya lakukan. Kalau kalian nak dengar sila datang beramai-ramai."
Maka orang ramai pun berkumpul di keliling Abu Nawas.

" Wahai Abu Nawas otak geliga tapi perangai gila-gila. Beritahu kami apa tiga perkara itu." desak seorang pengawal Khalifah Harun Al Rashid yang kebetulan berada di situ.

" Yang pertama, saya selalu bersaksi dengan perkara yang tidak pernah saya lihat," jawab Abu Nawas." Memang tuan orang gila," kata Pengawal Khalifah.

"Yang kedua, saya selalu melarikan diri dari rahmat Allah swt." "MasyaAllah, Abu Nawas sudah sesat!" jerit orang ramai.

" Yang ketiga, saya selalu makan bangkai!." Jawapan Abu Nawas menimbulkan kemarahan orang ramai. Mereka mendesak Abu Nawas di hadapkan kepada Khalifah Harun Al Rasyid supaya dihukum. Maka pengawal pun mengheret Abu Nawas ke istana lalu dihadapkan kepada Khalifah Harun Al Rashid. klik untuk lanjutan kisah...

" Benarkah apa yang kamu katakan itu, wahai Abu Nawas?" tanya Khalifah."Benar wahai Amirul Mukminin," jawab Abu Nawas dengan tenang. " Kamu dihukum penjara," titah Khalifah Harun Al Rasyid dan orang ramai gembira mendengarnya.

Tetapi esoknya orang ramai terkejut dan merasa hairan bila melihat Abu Nawas ada di pasar dan mengulangi lagi ucapan yang sama.

"Bukankah awak sudah dihukum penjara oleh Amirul Mukminin?" tanya orang ramai.
" Benar…" jawab Abu Nawas sambil tertawa. " Saya ucapkan terima kasih kerana kamu saya mendapat hadiah daripada Khalifah yang bijaksana." Orang ramai merasa hairan lalu meminta Abu Nawas menjelaskannya.

" Amirul Mukminin Harun Al Rashid seorang khalifah yang bijaksana dan setelah baginda mendengar penjelasan saya, maka saya dilepaskan dari penjara dan diberi hadiah oleh baginda." Jawapan itu menyebabkan orang ramai semakin takjub lalu minta penjelasan dari Abu Nawas terhadap tiga perkara yang mengelirukan mereka.

" Yang saya maksudkan bersaksi dengan perkara yang tidak pernah di lihat itu maksudnya begini, saya bersaksi bahawa Allah itu ada walaupun saya tidak pernah melihatnya."

"Melarikan diri dari rahmat Allah maknanya bila hujan turun saya melarikan diri ke tempat teduh. Bukankah hujan itu rahmat Allah?"

"Saya selalu makan bangkai maknanya saya suka makan ikan. Bukankah ikan itu tidak disembelih dan setiap haiwan yang tidak disembelih disebut bangkai?" Orang ramai kagum dengan kebijaksanaan Abu Nawas.